Pendidikan Kota Madiun: Potret dan Insight untuk Warga

💡 Poin Utama & Executive Summary
Data pendidikan Kota Madiun 2026: IPM 85,12, akreditasi sekolah, dan 7 berita terkini. 6 infografis lengkap untuk keluarga di Kota Madiun.
Pendidikan Kota Madiun: Potret dan Insight untuk Warga Diperbarui 23 Juli 2026

Sekilas Data Pendidikan Kota Madiun

Data pendidikan Kota Madiun menunjukkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Madiun = 85,12 pada 2025, menurut BPS Kota Madiun (2026), kategori sangat tinggi dan tertinggi ketiga di Jawa Timur. Rata-rata Lama Sekolah (RLS) Kota Madiun = 12,12 tahun pada 2025, menurut BPS Kota Madiun, tertinggi se-Jawa Timur. Harapan Lama Sekolah (HLS) Kota Madiun = 14,55 tahun pada 2025, menurut BPS Kota Madiun. Jumlah SD/MI di Kota Madiun = 73 satuan (56 negeri, 17 swasta), menurut data Dapodik yang direkap DaftarSekolah.net (2026). Kekurangan guru jenjang SD dan SMP di Kota Madiun = sekitar 138 orang, menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati, pada peringatan Hardiknas 2026 (RRI, Mei 2026).

RLS Kota Madiun tertinggi se-Jatim, namun 138 guru masih kurang

Rata-rata lama sekolah warga Kota Madiun mencapai 12,12 tahun pada 2025 — tertinggi di Jawa Timur, menurut BPS. Namun Dinas Pendidikan Kota Madiun mencatat kekurangan sekitar 138 guru jenjang SD dan SMP pada 2026. Orang tua dapat memantau status akreditasi sekolah tujuan melalui laman resmi BAN-PDM sebelum mendaftar SPMB.

Infografis Data Pendidikan Kota Madiun

Tren IPM Kota Madiun, 2023-2025

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Madiun, 2023-2025 Grafik garis dengan area fill menampilkan tren IPM Kota Madiun naik dari 83,71 pada 2023 menjadi 85,12 pada 2025, jauh di atas rata-rata Provinsi Jawa Timur sebesar 75,35 pada 2024. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Madiun, 2023-2025 74 76 78 80 82 84 86 Nilai IPM 2023 2024 2025 Tahun 83,71 84,51 85,12 Jatim 2024: 75,35 Kota Madiun Rata-rata Jawa Timur
Sumber: BPS Kota Madiun 2026; Bappeda Jawa Timur 2025. IPM Kota Madiun naik 1,41 poin dalam dua tahun, jauh di atas rata-rata provinsi.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Madiun terus meningkat, dari 83,71 pada 2023 menjadi 85,12 pada 2025. Angka ini termasuk kategori sangat tinggi dan berada jauh di atas rata-rata Provinsi Jawa Timur sebesar 75,35 pada 2024. Peningkatan ini didorong oleh dimensi pengetahuan, yaitu rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah yang keduanya tumbuh setiap tahun. Kota Madiun menempati posisi tertinggi ketiga di Jawa Timur untuk capaian IPM pada 2025.

Jumlah Sekolah Negeri dan Swasta Kota Madiun

Jumlah Sekolah Negeri dan Swasta per Jenjang — Kota Madiun Grafik batang vertikal berkelompok menampilkan jumlah sekolah negeri dan swasta untuk jenjang SD, SMP, dan SMA di Kota Madiun. Jumlah Sekolah Negeri vs Swasta — Kota Madiun 0 10 20 30 40 50 60 Jumlah Sekolah SD SMP SMA Jenjang Pendidikan 56 17 14 9 6 6 Negeri Swasta
Sumber: Dapodik via DaftarSekolah.net 2026. SD didominasi sekolah negeri, sementara SMA terbagi rata negeri-swasta.

Kota Madiun memiliki 73 SD/MI (56 negeri, 17 swasta), 23 SMP/MTs (14 negeri, 9 swasta), dan 12 SMA/MA (6 negeri, 6 swasta). Pola ini menunjukkan dominasi sekolah negeri pada jenjang SD, sementara pada jenjang SMA, sekolah swasta berperan seimbang menampung siswa. Komposisi ini penting bagi orang tua dalam mempertimbangkan jalur pendaftaran SPMB, terutama pada jenjang dengan kuota negeri terbatas seperti SMA.

Distribusi Akreditasi SD/MI Kota Madiun

Distribusi Akreditasi SD/MI — Kota Madiun Diagram donut menampilkan distribusi akreditasi SD dan MI di Kota Madiun: 45,21 persen terakreditasi A, 49,32 persen terakreditasi B, 2,74 persen terakreditasi C, dan 2,74 persen belum terakreditasi. Distribusi Akreditasi SD/MI — Kota Madiun 73 SD/MI Kota Madiun 45,21% 49,32% Akreditasi A: 33 sekolah (45,21%) Akreditasi B: 36 sekolah (49,32%) Akreditasi C: 2 sekolah (2,74%) Belum akreditasi: 2 sekolah (2,74%)
Sumber: Dapodik via DaftarSekolah.net 2026. Hampir semua SD/MI Kota Madiun sudah terakreditasi A atau B.

Dari 73 SD/MI di Kota Madiun, 45,21% sudah terakreditasi A dan 49,32% terakreditasi B — total 94,53% berada di dua peringkat teratas. Hanya 2,74% berakreditasi C dan 2,74% belum terakreditasi. Proporsi ini menunjukkan pemerataan mutu kelembagaan yang relatif tinggi pada jenjang SD di Kota Madiun dibandingkan banyak wilayah lain di Indonesia.

Persentase Akreditasi A per Jenjang Kota Madiun

Persentase Sekolah Terakreditasi A per Jenjang — Kota Madiun Grafik batang horizontal menampilkan persentase sekolah terakreditasi A pada jenjang SD sebesar 45,21 persen, SMP sebesar 78,26 persen, dan SMA sebesar 58,33 persen di Kota Madiun. Persentase Akreditasi A per Jenjang — Kota Madiun 0% 20% 40% 60% 80% 100% Persentase Akreditasi A (%) SD/MI 45,21% SMP/MTs 78,26% SMA/SMK 58,33%
Sumber: Dapodik via DaftarSekolah.net 2026. SMP mencatat proporsi akreditasi A tertinggi di antara tiga jenjang.

Persentase sekolah terakreditasi A bervariasi antarjenjang: SMP/MTs tertinggi dengan 78,26%, disusul SMA/SMK 58,33%, dan SD/MI 45,21%. Perbedaan ini kemungkinan terkait jumlah satuan pendidikan — SMP dan SMA memiliki jumlah sekolah yang lebih sedikit sehingga proses akreditasi dapat lebih menyeluruh. Pola ini relevan bagi orang tua saat membandingkan opsi sekolah lanjutan di Kota Madiun.

Kekurangan Guru Jenjang SD dan SMP Kota Madiun

Kondisi Tenaga Pendidik Kota Madiun, 2026
Indikator Pendidikan Nilai Sumber Tahun
Kekurangan guru jenjang SD dan SMP -138 orang Dinas Pendidikan Kota Madiun 2026
Peserta Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMP 3.044 siswa Dinas Pendidikan Kota Madiun / ANTARA 2026
Catatan: data dipilih sebagai tabel karena merupakan angka titik-waktu tanpa seri tahun ganda yang dapat dibandingkan secara visual.
Sumber: Dinas Pendidikan Kota Madiun, RRI dan ANTARA 2026. Kekurangan guru menjadi perhatian utama pada Hardiknas 2026.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati, mengungkapkan kekurangan guru jenjang SD dan SMP di Kota Madiun mencapai sekitar 138 orang pada peringatan Hardiknas 2026. Dinas Pendidikan menempuh langkah pengalihan tenaga untuk menutup kesenjangan ini. Pada jenjang SMP, sebanyak 3.044 siswa mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk mengukur literasi dan numerasi sebagai bagian dari rapor pendidikan.

Rata-rata dan Harapan Lama Sekolah Kota Madiun

RLS dan HLS Kota Madiun, 2024-2025
Indikator 2024 2025 Sumber
Rata-rata Lama Sekolah (RLS) 12,11 tahun 12,12 tahun BPS Kota Madiun
Harapan Lama Sekolah (HLS) 14,54 tahun 14,55 tahun BPS Kota Madiun
Catatan: RLS Kota Madiun tercatat tertinggi se-Jawa Timur pada kedua tahun.
Sumber: BPS Kota Madiun 2026. RLS dan HLS Kota Madiun meningkat tipis namun konsisten dalam dua tahun terakhir.

Rata-rata Lama Sekolah (RLS) Kota Madiun naik dari 12,11 tahun pada 2024 menjadi 12,12 tahun pada 2025, sementara Harapan Lama Sekolah (HLS) naik dari 14,54 tahun menjadi 14,55 tahun pada periode yang sama. Kepala BPS Kota Madiun menyatakan RLS Kota Madiun konsisten menjadi yang tertinggi se-Jawa Timur. Kenaikan yang stabil ini menunjukkan bahwa capaian pendidikan warga Kota Madiun sudah mendekati titik jenuh pada level tinggi, sehingga peningkatan lanjutan memerlukan intervensi kualitas, bukan hanya akses.

Kota Madiun tidak memiliki perguruan tinggi negeri, namun memiliki Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) yang terverifikasi PDDikti dengan akreditasi institusi Baik Sekali dari BAN-PT, berlaku hingga akhir Desember 2027. UNIPMA berdiri sejak 1963 dan memiliki program pascasarjana seperti Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia serta Bimbingan dan Konseling. Bagi warga yang mencari PTN, Universitas Negeri Malang dan Universitas Airlangga Surabaya menjadi pilihan terdekat, masing-masing berjarak sekitar 2-3 jam perjalanan darat dari Kota Madiun.

Berita Pendidikan Terkini Kota Madiun

Lapas Pemuda Madiun Gandeng Pemkot Madiun dan Dinas Pendidikan Kota Madiun Siapkan Program Pendidikan Kesetaraan

Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun bekerja sama dengan Pemkot dan Dinas Pendidikan menyiapkan program pendidikan kesetaraan bagi warga binaan.

Baca selengkapnya — Harian Bangsa, 3 Juni 2026

Pemkot Madiun Bahas Pemenuhan Kebutuhan Guru pada Hardiknas 2026

Peringatan Hardiknas 2026 di Kota Madiun menyoroti upaya pemenuhan kebutuhan guru di tengah kekurangan sekitar 138 tenaga pendidik.

Baca selengkapnya — RRI, 4 Mei 2026

Antusiasme FLS3N Kota Madiun 2026 Meningkat, Ratusan Siswa Unjuk Bakat Seni dan Sastra

Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional tingkat SD dan SMP di Kota Madiun berlangsung meriah dengan ratusan siswa tampil percaya diri.

Baca selengkapnya — Madiun Today, 4 Mei 2026

Dinas Pendidikan Madiun Siap Laksanakan Tes Kemampuan Akademik 2026

Dinas Pendidikan Kota Madiun memastikan kesiapan sarana dan prasarana pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik jenjang SMP yang diikuti 3.044 siswa.

Baca selengkapnya — ANTARA Jatim, 7 April 2026

Pembahasan: Apa Kata Data dan Berita untuk Warga Kota Madiun

Pola Mutu dan Kesenjangan dari Enam Infografis

Data menunjukkan Kota Madiun unggul dalam capaian makro pendidikan: IPM mencapai 85,12 dan RLS 12,12 tahun pada 2025, keduanya tertinggi se-Jawa Timur. Dalam kerangka konsep "Tut Wuri Handayani" yang dikemukakan Ki Hajar Dewantara, akses pendidikan universal tampak tercapai baik di Kota Madiun, tercermin dari dominasi akreditasi A dan B pada 94,53% SD/MI. Namun, H.A.R. Tilaar mengingatkan bahwa disparitas kualitas dapat tersembunyi di balik rata-rata yang tinggi secara keseluruhan — dalam kasus Kota Madiun, kesenjangan justru muncul antarjenjang, bukan hanya antarwilayah: SMP mencatat 78,26% akreditasi A, sementara SD hanya 45,21% dan SMA/SMK berada di angka 58,33%. Wardiman Djojonegoro, dengan gagasan "link and match", relevan ketika warga mempertimbangkan pilihan SMA maupun SMK yang jumlahnya terbagi rata antara negeri dan swasta di Kota Madiun. Warga dapat memanfaatkan data akreditasi ini secara langsung: memeriksa peringkat sekolah tujuan melalui BAN-PDM sebelum menentukan pilihan pada masa SPMB, terutama karena kuota SMA negeri di Kota Madiun tergolong terbatas dibanding jumlah pendaftar setiap tahunnya.

Benang Merah dari Tujuh Berita Terkini

Berita terkini Kota Madiun menunjukkan dua tema dominan: keterbatasan kapasitas sekolah negeri dan pemenuhan kebutuhan guru. Usulan DPRD menambah rombongan belajar SMA sejalan dengan semangat kebijakan Kurikulum Merdeka yang menuntut rasio ideal siswa per kelas demi pembelajaran berbasis kompetensi yang optimal. Sementara itu, kekurangan sekitar 138 guru jenjang SD dan SMP yang diungkap pada peringatan Hardiknas 2026 relevan dengan pemikiran Fasli Jalal tentang pentingnya kualifikasi dan distribusi tenaga pendidik yang merata di setiap satuan pendidikan. Arief Rachman, dengan pendekatan pendidikan humanis, menekankan bahwa rasio guru-murid yang sehat menjadi prasyarat pengembangan potensi siswa secara holistik dan menyeluruh. Program Tes Kemampuan Akademik yang diikuti 3.044 siswa SMP juga selaras dengan kebijakan Asesmen Nasional untuk memetakan literasi dan numerasi siswa secara berkelanjutan. Warga dapat mendukung proses ini dengan turut memantau perkembangan program penambahan rombel maupun rekrutmen guru melalui kanal resmi Dinas Pendidikan Kota Madiun setiap semester.

Pertanyaan Umum Seputar Pendidikan Kota Madiun

Bagaimana cara mengecek akreditasi sekolah di Kota Madiun?

Akreditasi sekolah di Kota Madiun dapat dicek melalui laman resmi BAN-PDM di bansm.kemdikbud.go.id dengan memasukkan nama sekolah atau NPSN. Data yang ditampilkan mencakup peringkat A, B, C, atau status belum terakreditasi untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK di Kota Madiun. Orang tua disarankan mengecek data ini sebelum mendaftar SPMB agar dapat membandingkan mutu antarsekolah secara objektif.

Bagaimana cara mendaftar SPMB di Kota Madiun?

Pendaftaran SPMB Kota Madiun dilakukan sepenuhnya secara daring melalui laman spmb.madiunkota.go.id. Orang tua memilih salah satu jalur penerimaan, yaitu domisili, afirmasi, prestasi, atau mutasi, sesuai kondisi keluarga masing-masing. Setelah mengunggah dokumen persyaratan sesuai jalur yang dipilih, orang tua perlu melakukan verifikasi dokumen asli di salah satu sekolah negeri terdekat untuk mendapatkan PIN pendaftaran.

Berapa rata-rata lama sekolah di Kota Madiun?

Menurut BPS Kota Madiun (2025), rata-rata lama sekolah (RLS) di Kota Madiun mencapai 12,12 tahun, tertinggi di antara seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Jawa Timur. Sebagai pembanding, harapan lama sekolah (HLS) Kota Madiun tercatat sebesar 14,55 tahun pada tahun yang sama, menunjukkan proyeksi capaian pendidikan generasi mendatang yang terus membaik dari tahun ke tahun.

Apa saja jenjang pendidikan yang tersedia di Kota Madiun?

Kota Madiun memiliki jenjang pendidikan lengkap mulai dari PAUD/TK, 73 satuan SD/MI, 23 satuan SMP/MTs, hingga 12 satuan SMA/MA, ditambah puluhan SMK negeri dan swasta yang tersebar di seluruh kecamatan. Untuk jenjang pendidikan tinggi, warga dapat mengakses Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) yang berlokasi langsung di Kota Madiun dengan berbagai program studi sarjana dan pascasarjana.

Apakah ada perguruan tinggi negeri di Kota Madiun?

Kota Madiun tidak memiliki perguruan tinggi negeri (PTN), namun memiliki Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) yang terverifikasi PDDikti dengan akreditasi institusi Baik Sekali dari BAN-PT. Bagi warga yang secara khusus mencari PTN, pilihan terdekat adalah Universitas Negeri Malang dan Universitas Airlangga di Surabaya, masing-masing dapat ditempuh sekitar 2 hingga 3 jam perjalanan darat dari Kota Madiun.

Disclaimer: Artikel ini disusun sebagai informasi awal dengan bantuan kecerdasan buatan (AI) berdasarkan data dan referensi yang tersedia hingga tanggal publikasi. Konten ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan saran profesional, konsultasi langsung, atau kebijakan resmi yang berlaku. Selalu verifikasi ke instansi terkait, asosiasi industri, atau sumber primer yang relevan.