Pendidikan Kabupaten Nganjuk: Potret dan Insight untuk Warga

💡 Poin Utama & Executive Summary
Potret pendidikan Kabupaten Nganjuk terkini: 6 infografis data, 7 berita 2025, akreditasi sekolah, beasiswa KNC, revitalisasi, dan panduan memilih sekolah untuk keluarga Nganjuk.

Daftar Isi

Pendidikan Kabupaten Nganjuk: Potret dan Insight untuk Warga Diperbarui 22 Juli 2026

Ringkasan Data Pendidikan Kabupaten Nganjuk

Pendidikan Kabupaten Nganjuk mencakup lebih dari 1.100 satuan pendidikan dari PAUD hingga SMA/SMK. Menurut data Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk (2025), terdapat 27 SMA dengan 59,26% terakreditasi A. Sebanyak 66 sekolah telah selesai direvitalisasi pada 2025 dengan anggaran Rp51,77 miliar dari Kemendikdasmen. Program Kartu Nganjuk Cerdas (KNC) 2025 memberikan beasiswa kepada 10.258 siswa berprestasi SD dan SMP. Kabupaten Nganjuk kini memiliki dua perguruan tinggi baru yang berdiri sejak 2024: Universitas PGRI Mpu Sindok (UPMS) Nganjuk berakreditasi Baik, serta Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk, menambah pilihan akses pendidikan tinggi bagi warga Nganjuk.

66 Sekolah Nganjuk Direvitalisasi — dan 10.258 Siswa Berprestasi Mendapat Beasiswa KNC 2025

Kabupaten Nganjuk menutup tahun 2025 dengan dua capaian nyata: renovasi fisik 66 sekolah senilai Rp51,77 miliar dari Kemendikdasmen serta pemberian beasiswa Kartu Nganjuk Cerdas kepada lebih dari 10 ribu siswa berprestasi SD dan SMP. Warga yang ingin mengetahui kondisi akreditasi sekolah tujuan dapat mengaksesnya secara daring di ban-pdm.kemdikbud.go.id sebelum mendaftarkan anak.

Infografis Data Pendidikan Kabupaten Nganjuk

Distribusi Revitalisasi 66 Sekolah Kabupaten Nganjuk Tahun 2025

Distribusi Revitalisasi 66 Sekolah Kabupaten Nganjuk, 2025 Diagram donut memperlihatkan komposisi 66 satuan pendidikan yang direvitalisasi: SD 36 sekolah (54,55%), PAUD 9 sekolah (13,64%), SMP 10 sekolah (15,15%), SMK 5 sekolah (7,58%), SMA 4 sekolah (6,06%), dan SLB 2 sekolah (3,03%). Distribusi 66 Sekolah yang Direvitalisasi — Nganjuk, 2025 66 Sekolah SD: 36 sekolah (54,55%) SMP: 10 sekolah (15,15%) PAUD: 9 sekolah (13,64%) SMK: 5 sekolah (7,58%) SMA: 4 sekolah (6,06%) SLB: 2 sekolah (3,03%) Total Anggaran Revitalisasi Rp 51,77 Miliar Sumber: Kemendikdasmen, Mei 2026
Sumber: Kemendikdasmen 2026. Program revitalisasi 2025 di Kabupaten Nganjuk paling banyak menyentuh jenjang SD (36 dari 66 satuan pendidikan) dengan anggaran total Rp51,77 miliar.

Program revitalisasi di Kabupaten Nganjuk pada 2025 mencakup perbaikan atap, dinding, dan sanitasi sekolah. Jenjang SD mendapat porsi terbesar (54,55%) karena jumlah satuan pendidikan yang paling banyak. Diresmikan oleh Mendikdasmen Abdul Mu'ti di SMPN 4 Nganjuk pada Mei 2026, program ini diharapkan meningkatkan kenyamanan belajar dan motivasi siswa serta guru di seluruh jenjang.

Sebaran Akreditasi SMA di Kabupaten Nganjuk

Sebaran Akreditasi SMA Kabupaten Nganjuk Grafik batang horizontal menampilkan jumlah SMA berdasarkan status akreditasi di Kabupaten Nganjuk: 16 SMA Akreditasi A (59,26%), 8 SMA Akreditasi B (29,63%), dan 3 SMA Akreditasi C (11,11%) dari total 27 SMA. Sebaran Akreditasi 27 SMA — Kabupaten Nganjuk 0 5 10 15 20 25 Jumlah Sekolah Status Akreditasi Akreditasi A 16 SMA (59,26%) Akreditasi B 8 SMA (29,63%) Akreditasi C 3 SMA (11,11%)
Sumber: BAN-PDM/DaftarSekolah.net (perlu verifikasi BAN-SM). Dari 27 SMA di Kabupaten Nganjuk, lebih dari separuh (16 sekolah) telah meraih akreditasi A, menandakan standar mutu yang relatif tinggi pada jenjang ini.

Data sebaran akreditasi SMA di Kabupaten Nganjuk menunjukkan bahwa 59,26% sekolah menengah atas telah mencapai level akreditasi tertinggi (A). Kondisi ini menempatkan Kabupaten Nganjuk cukup baik dibanding rata-rata kabupaten rural di Jawa Timur. Orang tua dapat memeriksa status akreditasi terkini secara daring melalui ban-pdm.kemdikbud.go.id sebelum menentukan pilihan sekolah.

Komposisi SMA Negeri dan Swasta di Kabupaten Nganjuk

Komposisi SMA Negeri dan Swasta — Kabupaten Nganjuk Grafik batang horizontal membandingkan jumlah SMA negeri (14 sekolah, 51,85%) dengan SMA swasta (13 sekolah, 48,15%) di Kabupaten Nganjuk dari total 27 SMA. Komposisi SMA Negeri vs Swasta — Kabupaten Nganjuk 0 5 10 15 20 25 Jumlah Sekolah Status SMA Negeri 14 sekolah (51,85%) SMA Swasta 13 sekolah (48,15%) Total: 27 SMA
Sumber: DaftarSekolah.net / Dapodik (perlu verifikasi BAN-SM). Komposisi SMA negeri dan swasta di Kabupaten Nganjuk relatif seimbang, memberikan pilihan yang beragam bagi warga.

Komposisi SMA di Kabupaten Nganjuk sangat seimbang: 14 SMA negeri (51,85%) dan 13 SMA swasta (48,15%) dari total 27 sekolah. Keseimbangan ini menunjukkan bahwa pilihan pendidikan menengah atas di Nganjuk tidak sepenuhnya bertumpu pada sekolah negeri, sehingga daya tampung siswa lebih terdistribusi. Orang tua disarankan mempertimbangkan akreditasi, lokasi, dan program unggulan masing-masing sekolah saat mendaftarkan anak.

Perkembangan Penerima Beasiswa Kartu Nganjuk Cerdas (KNC)

Penerima Beasiswa KNC Kabupaten Nganjuk, 2019 vs 2025 Grafik batang vertikal berkelompok membandingkan penerima beasiswa Kartu Nganjuk Cerdas antara tahun 2019 (4.596 siswa) dan 2025 (10.258 siswa), terbagi menjadi siswa SD dan SMP. Menunjukkan pertumbuhan signifikan lebih dari dua kali lipat dalam enam tahun. Perkembangan Penerima Beasiswa KNC Nganjuk 0 3.000 6.000 9.000 12.000 Jumlah Siswa 4.596 2019 SD 7.309 SMP 2.949 10.258 2025 Tahun Siswa SD Berprestasi Siswa SMP Berprestasi +123% dalam 6 tahun
Sumber: Dinas Pendidikan Kab. Nganjuk / Kapolri Humas 2025. Penerima beasiswa KNC tumbuh lebih dari dua kali lipat dari 4.596 siswa (2019) menjadi 10.258 siswa (2025), mencerminkan perluasan program beasiswa daerah.

Program Kartu Nganjuk Cerdas (KNC) telah mengalami pertumbuhan signifikan: dari 4.596 penerima pada 2019 menjadi 10.258 siswa pada 2025, atau peningkatan sekitar 123% dalam enam tahun. Pada tahun 2025, rinciannya adalah 7.309 siswa SD (ranking 1 dan 2) serta 2.949 siswa SMP (ranking 1, 2, dan 3), dengan nilai beasiswa berkisar Rp400.000 hingga Rp1 juta per siswa.

Perguruan Tinggi di Kabupaten Nganjuk — Profil Singkat

Perguruan Tinggi Aktif di Kabupaten Nganjuk (PDDikti, 2024-2025)
Nama Perguruan Tinggi Akreditasi Keterangan Tahun Data
Universitas PGRI Mpu Sindok (UPMS) Nganjuk Baik 5 fakultas, 12 prodi; SK No. 624/F/O/2024 2024
Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk Baik SK No. 90/2024, berdiri 15 Jan 2024 2024
STIKES Satria Bhakti Nganjuk Baik Prodi Keperawatan & Kebidanan akreditasi Baik Sekali 2025
Universitas Terbuka Pokjar Nganjuk A (UT Pusat) Sistem pembelajaran daring & tatap muka fleksibel 2025
Catatan: Data akreditasi institusi berdasarkan PDDikti dan sumber resmi per periode yang tercantum.
Sumber: PDDikti Kemdiktisaintek 2024-2025. Kabupaten Nganjuk kini memiliki empat perguruan tinggi aktif, termasuk dua universitas baru yang berdiri pada 2024.

Lanskap perguruan tinggi Kabupaten Nganjuk berkembang pesat sejak 2024 dengan lahirnya Universitas PGRI Mpu Sindok (UPMS) Nganjuk — hasil penggabungan STKIP PGRI Nganjuk dan STIE Nganjuk — serta Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk. Keduanya berakreditasi Baik dari BAN-PT. UPMS bahkan meraih Anugerah Kampus Unggulan LLDIKTI VII Jawa Timur pada 2025.

Anggaran Revitalisasi Sekolah Kabupaten Nganjuk vs Provinsi Jawa Timur, 2025

Kontribusi Revitalisasi Sekolah Kabupaten Nganjuk dalam Program Jawa Timur, 2025 Infografis data menampilkan rincian anggaran dan jumlah sekolah yang direvitalisasi di Kabupaten Nganjuk dibandingkan dengan total program Jawa Timur tahun 2025. Revitalisasi Sekolah 2025: Nganjuk dalam Program Jawa Timur Kabupaten Nganjuk 66 Sekolah Direvitalisasi Total Anggaran Rp 51,77 M Jenjang Terbanyak SD: 36 sekolah PAUD: 9 · SMP: 10 · SMA: 4 · SMK: 5 · SLB: 2 Konteks Nasional & Regional Peresmian oleh Mendikdasmen Abdul Mu'ti, 16 Mei 2026 Dampak yang dilaporkan Motivasi belajar siswa dan semangat mengajar guru meningkat Program nasional Revitalisasi Satuan Pendidikan Kemendikdasmen 2025 Sumber: Kemendikdasmen / Schoolmedia News, Mei 2026
Sumber: Kemendikdasmen 2026. Kabupaten Nganjuk menjadi salah satu daerah prioritas revitalisasi sekolah Jawa Timur tahun 2025, dengan anggaran Rp51,77 miliar untuk 66 satuan pendidikan dari PAUD hingga SLB.

Program revitalisasi 66 sekolah di Kabupaten Nganjuk pada 2025 merupakan bagian dari agenda nasional Kemendikdasmen. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai, program ini memberikan dampak yang sangat luar biasa tidak hanya pada aspek fisik, tetapi juga meningkatkan semangat belajar siswa dan motivasi guru. Peresmian dilakukan langsung oleh Mendikdasmen di SMPN 4 Nganjuk pada Mei 2026.

Warga Kabupaten Nganjuk memiliki akses ke perguruan tinggi di wilayah sendiri, terutama Universitas PGRI Mpu Sindok (UPMS) Nganjuk (akreditasi Baik, SK 2024, 5 fakultas) dan Universitas Terbuka Pokjar Nganjuk (akreditasi A, pembelajaran fleksibel). Bagi yang mencari pilihan lebih luas, Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, dan Universitas Airlangga dapat dijangkau dalam sekitar 2-3 jam perjalanan dari Nganjuk. Informasi program studi dan akreditasi tersedia di pddikti.kemdiktisaintek.go.id.

Berita Pendidikan Terkini Kabupaten Nganjuk

66 Sekolah di Kabupaten Nganjuk Selesai Direvitalisasi, Mendikdasmen Dorong Tingkatkan Mutu dan Kualitas

Mendikdasmen Abdul Mu'ti meresmikan selesainya program revitalisasi di SMPN 4 Nganjuk pada Mei 2026, mencakup 66 satuan pendidikan dari PAUD hingga SLB dengan anggaran Rp51,77 miliar dari Kemendikdasmen untuk meningkatkan fasilitas belajar.

Baca selengkapnya — Schoolmedia News, 19 Mei 2026

Dinas Pendidikan Wujudkan Pendidikan di Nganjuk Melesat

Disdik Nganjuk menggelar Apel Akbar 10.258 Murid Berprestasi Tahun 2025 di Stadion Anjuk Ladang, memberikan beasiswa KNC senilai Rp400 ribu hingga Rp1 juta kepada siswa SD dan SMP berprestasi secara akademik maupun non-akademik.

Baca selengkapnya — Radar Nganjuk / Jawa Pos, 1 Oktober 2025

MKKS Nganjuk Resmi Dilantik, Bupati: Harus Kompak dan Bermental Petarung

Kepala Dinas Pendidikan Nganjuk Puguh Harnoto melantik pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri Kabupaten Nganjuk periode 2025-2027, mendorong inovasi dan kreativitas kepala sekolah demi peningkatan mutu pendidikan di Nganjuk.

Baca selengkapnya — Jatim Hari Ini, 23 Oktober 2025

Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk Belanja Masalah Lewat Forum Konsultasi Publik

Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai ruang diskusi interaktif untuk mendengar masukan dari masyarakat dalam rangka peningkatan layanan pendidikan.

Baca selengkapnya — Harian Bhirawa, 26 Agustus 2025

Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk Dan SDN 1 Ploso Sukses Melaksanakan Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025

SDN 1 Ploso Nganjuk berhasil menyelesaikan program revitalisasi perbaikan empat ruang atap sekolah dan pembangunan toilet dengan anggaran APBN 2025 senilai total Rp705 juta, berdampak langsung pada kenyamanan belajar siswa.

Baca selengkapnya — Wartapos, 21 Oktober 2025

STKIP dan STIE Jadi Universitas PGRI Mpu Sindok Nganjuk

Kementerian Pendidikan mengeluarkan SK bergabungnya STKIP PGRI Nganjuk dan STIE Nganjuk menjadi Universitas PGRI Mpu Sindok (UPMS) Nganjuk per September 2024, membuka 12 program studi di lima fakultas sebagai pilihan pendidikan tinggi bagi warga Nganjuk.

Baca selengkapnya — Radar Nganjuk / Jawa Pos, 4 Oktober 2024

PGRI Kabupaten Nganjuk Gelar Pelatihan Teknologi Pembelajaran bagi Guru SD

PGRI Kabupaten Nganjuk menyelenggarakan pelatihan pemanfaatan teknologi pembelajaran bagi tenaga pendidik jenjang sekolah dasar sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi guru dalam menghadapi era pembelajaran digital.

Baca selengkapnya — PGRI Kabupaten Nganjuk

Pembahasan: Apa Kata Data dan Berita untuk Warga Kabupaten Nganjuk

Tren Penguatan Fasilitas dan Apresiasi Prestasi: Pola di Balik 6 Data

Data pendidikan Kabupaten Nganjuk 2024-2026 mencerminkan dua pola utama yang saling menopang: peningkatan infrastruktur fisik sekolah dan penguatan ekosistem apresiasi siswa. Revitalisasi 66 satuan pendidikan dengan anggaran Rp51,77 miliar menunjukkan investasi fisik yang terkonsentrasi, sementara program KNC yang menjangkau 10.258 siswa berprestasi mencerminkan upaya membangun budaya akademik sejak dini. Dalam kerangka yang dikemukakan Ki Hajar Dewantara tentang pendidikan sebagai perwujudan asas Tut Wuri Handayani, data tersebut menunjukkan bahwa Kabupaten Nganjuk berupaya menciptakan lingkungan belajar yang mendorong dari belakang sekaligus mendampingi dari depan. Sementara itu, komposisi akreditasi SMA yang didominasi level A (59,26%) mengindikasikan standar mutu kelembagaan yang cukup kokoh. Menurut H.A.R. Tilaar dalam sosiologi pendidikan multikultural-nya, disparitas kualitas antardaerah dapat ditekan justru ketika investasi fisik dan penghargaan prestasi berjalan bersamaan. Bagi warga Nganjuk, kondisi ini berarti pilihan SMA yang berkualitas relatif lebih merata di berbagai kecamatan, dan informasi akreditasi sekolah dapat menjadi panduan praktis saat menentukan pilihan pendidikan anak.

Kebijakan Nasional dan Inovasi Lokal: Sintesis Berita Pendidikan Nganjuk

Tujuh berita terkini tentang pendidikan Kabupaten Nganjuk menunjukkan tema dominan berupa sinergi antara program nasional Kemendikdasmen dan inisiatif daerah yang spesifik-lokal. Program revitalisasi nasional dieksekusi hingga level SDN 1 Ploso dengan anggaran per sekolah yang terukur, sementara beasiswa KNC merupakan inovasi pemda yang berjalan paralel dengan KIP (Kartu Indonesia Pintar) dari pemerintah pusat. Dalam kerangka kebijakan Merdeka Belajar, pelantikan MKKS SMP periode 2025-2027 dan forum konsultasi publik Dinas Pendidikan mencerminkan semangat otonomi sekolah dan pengelolaan berbasis data yang menjadi fondasi kurikulum merdeka. Menurut Wardiman Djojonegoro dengan konsep relevansi pendidikan atau link and match, kehadiran UPMS Nganjuk dengan 12 program studi baru memberikan alternatif akses pendidikan tinggi yang lebih sesuai kebutuhan lokal. Fasli Jalal, yang menekankan pentingnya kualifikasi tenaga pendidik, turut relevan di sini: pelatihan teknologi pembelajaran PGRI Kabupaten Nganjuk menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi guru SD menjadi agenda aktif di luar program sertifikasi formal. Warga Nganjuk dapat memanfaatkan momen ini dengan aktif mencari informasi program KNC melalui sekolah anak, serta mengeksplorasi pilihan program studi UPMS Nganjuk yang baru dan terjangkau.

Pertanyaan Warga tentang Pendidikan di Kabupaten Nganjuk

Bagaimana cara mengecek akreditasi sekolah di Kabupaten Nganjuk?

Akreditasi sekolah SD, SMP, SMA, dan SMK di Kabupaten Nganjuk dapat dicek secara daring melalui situs resmi BAN-PDM di ban-pdm.kemdikbud.go.id. Cukup masukkan nama atau NPSN sekolah yang dituju. Status akreditasi A, B, atau C tersedia di sana tanpa perlu datang langsung ke dinas pendidikan.

Bagaimana cara mendaftarkan anak dalam program beasiswa Kartu Nganjuk Cerdas (KNC)?

Beasiswa Kartu Nganjuk Cerdas (KNC) diberikan kepada siswa SD dan SMP berprestasi secara akademik maupun non-akademik di Kabupaten Nganjuk. Pendataan dilakukan melalui sekolah masing-masing yang menyerahkan data penerima kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk. Orang tua dapat menghubungi guru wali kelas atau kepala sekolah untuk informasi lebih lanjut.

Berapa jumlah SMA di Kabupaten Nganjuk dan bagaimana sebaran akreditasinya?

Menurut data yang tersedia, terdapat 27 SMA di Kabupaten Nganjuk, terdiri dari 14 SMA negeri dan 13 SMA swasta. Dari sisi akreditasi, 16 SMA (59,26%) telah meraih akreditasi A, 8 SMA (29,63%) terakreditasi B, dan 3 SMA (11,11%) terakreditasi C. Data lengkap tersedia di situs BAN-PDM atau Dapodik Kemendikdasmen.

Apa saja perguruan tinggi yang tersedia di Kabupaten Nganjuk?

Kabupaten Nganjuk memiliki beberapa perguruan tinggi, antara lain Universitas PGRI Mpu Sindok (UPMS) Nganjuk yang resmi berdiri September 2024 dengan 5 fakultas dan 12 program studi, Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk (berdiri Januari 2024), STIKES Satria Bhakti Nganjuk, serta akses melalui Universitas Terbuka Pokjar Nganjuk. Informasi lengkap tersedia di pddikti.kemdiktisaintek.go.id.

Apa yang dimaksud program revitalisasi 66 sekolah di Kabupaten Nganjuk?

Program revitalisasi satuan pendidikan Kabupaten Nganjuk tahun 2025 mencakup perbaikan fisik di 66 sekolah mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, hingga SMK, dengan total anggaran Rp51,77 miliar dari Kemendikdasmen. Program ini bertujuan meningkatkan fasilitas belajar agar lebih nyaman dan mendukung mutu pembelajaran. Peresmian dilakukan Mendikdasmen Abdul Mu'ti di SMPN 4 Nganjuk pada Mei 2026.

Disclaimer: Artikel ini disusun sebagai informasi awal dengan bantuan kecerdasan buatan (AI) berdasarkan data dan referensi yang tersedia hingga tanggal publikasi. Konten ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan saran profesional, konsultasi langsung, atau kebijakan resmi yang berlaku. Selalu verifikasi ke instansi terkait, asosiasi industri, atau sumber primer yang relevan.